| ||||||||
Saturday, August 21, 2010
Tuesday, August 10, 2010
Nak cakap ke tak? Nak kasi tau ke tak?
pelajar lelaki ni memang deketahui nakal dan sebelum ni ada beberapa kes hampir sama namun dilihat oleh guru lain dan telah diberi amaran berkali-kali. cuma hari ni yg uniknya guru dia sendiri tangkap lah...
so, nak kasi tau mak dia ke tak? susah ni...pening ana memikirkannya...harap boleh berikan pendapat......
sebolun tu nak kasi tahu lah pelajar berduo tu berumur 5 tahun....haaa...iyo...5 tahun!!!
Thursday, July 29, 2010
Cari Rezeki Jgn Sampai Lupa tugas pada Ilahi
Saudaraku, janganlah kesibukan kita dalam bekerja (mencari rezeki) menghalangi apalagi sampai melupakan tugas pokok yang Allah berikan yaitu Ibadah. Rezeki kita sudah dijamin dan diatur oleh Allah, sebagaimana firman Allah : "Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezkinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh)." (QS. Huud: 6)
Oleh karena itu, janganlah pekerjaan, aktifitas dan kesibukan kita menghalangi kita untuk beribadah kepada-Nya. Semoga kita diberi hidayah dan hadiah oleh-Nya. Amien
Wassalamualaikum Wr Wb

lucky firmansyah
Friday, July 16, 2010
"Walk by faith not by sight"
His father takes him into the forest, blindfolds him an leaves him alone. He is required to sit on a stump the whole night and not remove the blindfold until the rays of the morning sun shine through it. He cannot cry out for help to anyone.
Once he survives the night, he is a MAN.
He cannot tell the other boys of this experience, because each lad must come into manhood on his own.
The boy is naturally terrified. He can hear all kinds of noises. Wild beasts must surely be all around him . Maybe even some human might do him harm. The wind blew the grass and earth, and shook his stump, but he sat stoically, never removing the blindfold. It would be the only way he could become a man!
Finally, after a horrific night the sun appeared and he removed his blindfold.
It was then that he discovered his father sitting on the stump next to him.
He had been at watch the entire night, protecting his son from harm.
We, too, are never alone.
Even when we don't know it, God is watching over us, Sitting on the stump beside us.
When trouble comes, all we have to do is reach out to Him.
If you liked this story, pass it on.
If not, you took off your blindfold before dawn.
Moral of the story:
Just because you can't see God,
Doesn't mean He is not there.
"For we walk by faith, not by sight."
Copy from Zulkifli Mohd Saman's Posting
Thursday, July 15, 2010
Ya Allah, Hapuslah Air Mataku!
By: agussyafii
'Disaat orang yang dulu menyayangiku kini tidak peduli, mereka menjauhiku. Disaat orang yang dulu memujiku kini malah menghinaku, dunia ini menjadi begitu sepi, sunyi senyap, sendiri. Rasanya sudah tidak ada yang peduli denganku, tidak ada yang mau menemaniku, semuanya meninggalkanku dalam kesendirian dan penderitaan, Ya Allah hapuslah air mataku!' tutur seorang bapak di Rumah Amalia. Wajahnya begitu nampak bersedih. Air matanya berlinang.
Semua yang di dunia ini akan hilang, harta, sahabat, pasangan hidup, kekasih, kesehatan, kebahagiaan dalam sekejap mata semuanya hilang dan meninggalkan kita. Tetapi bagi seorang Mukmin yang hatinya masih memiliki iman ada satu hal yang tidak akan pernah meninggalkan diri kita justru malah makin mendekat dan mau menemani kita disaat menderita yaitu Allah Subhanahu Wa Ta'ala, kekasih sejati bagi seorang Mukmin.
Adakah yang bersedia menemani kita disaat kita membutuhkannya? Adakah yang menghibur kita disaat kita merasa yang paling menderita didunia ini? Adakah yang mencintai kita disaat kita tidak mencintainya? Tidak satu orangpun yang sanggup melakukannya. Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang akan selalu menemani dan menyayangi anda. Asalkan anda yakin dengan sepenuh hati kepada Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.
Janganlah bersedih! Jika kita masih sebagai orang yang beriman kepada Allah, kita masih memiliki sahabat sejati. Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. ar-Rahman dan ar-Rahim melimpahkan cinta dan kasih sayangNya begitu besar bagi hamba-hambaNya yang beriman. Dipenghujung kata, terdengar suara lirih berdoa, 'Ya Allah hapuslah air mataku!'
---
Allah Berfirman, ''Jika Seorang hamba mendekatkan diri kepadaKu sejengkal maka Aku akan mendekatkan diriKu sehasta. Jika dia mendekatkan diri kepadaKu sehasta maka Aku akan mendekatkan diriKu sedepa. Jika dia datang kepadaKu berjalan kaki maka Aku akan datang kepadanya berlari.' (HR. Bukhari & Muslim).
Wassalam,
agussyafii
Thursday, July 8, 2010
Renungan Hari Jumaat
Sesungguhnya perkara yang halal itu terang jelas, dan sesungguhnya perkara yang haram itu terang jelas, dan di antara kedua perkara tersebut ada perkara-perkara syubhat yang kesamaran yang kebanyakan orang tidak mengetahuinya. Barangsiapa yang menjaga perkara syubhat maka sesungguhnya dia telah membersihkan agamanya dan maruah dirinya. Dan barangsiapa yang terjatuh dalam perkara syubhat, maka dia telah jatuh dalam perkara haram, umpama seorang pengembala yang mengembala di sekeliling kawasan larangan, dibimbangi dia akan menceroboh masuk ke dalamnya.
Ketahuilah bahawa setiap raja ada sempadan dan sesungguhnya sempadan Allah itu ialah perkara-perkara yang diharamkanNya. Ketahuilah bahawa dalam setiap jasad itu ada seketul daging yang apabila ia baik maka baiklah seluruh jasad dan apabila ia rosak, maka rosaklah seluruh jasad. Ketahuilah ia adalah hati.
"Hai Nabi! Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu'min semua hendaklah mereka melabuhkan jilbab-jilbab mereka atas (muka-muka) mereka. Yang demikian itu lebih memastikan mereka agar dikenali (sebagai wanita Islam) supaya mereka tidak diganggu." (al-Ahzab: 59)
sumber:SIM (Tanjung Idris)
Tuesday, July 6, 2010
BESARNYA DOA YANG KITA LUPAKAN
Diamlah sejenak,
buka dada dan diri kita untuk menerima ampunan dari Allah seperti membuka diri ketika merasakan hembusan angin sepoi-sepoi atau menerima curahan air hujan ketika kita masih kecil
Tetaplah membuka diri kita untuk menerima ampunan Allah
Ulangi permintaan itu beberapa kali hingga kita merasakan ketenangan Kemudian sampaikanlah permintaan kedua,
Warhamni (sayangi aku)
Diam dan tundukkanlah diri kitauntuk menerima kasih-sayang Allah yang tak terhitung besarnya
Bukalah dada kita seluas-luasnya agar semakin banyak kasih-sayang Allah yang kita terima
Ulanglah beberapa kali hingga kita merasa cukup Berturut-turut sampaikanlah permintaan2 berikut dengan cara sebagaimana tersebut di atas, satu persatu..
Wajburnii (tutuplah aib-aibku)
Warfa'nii (angkatlah darjatku)
Warzuqnii (berilah aku rezeki)
Wahdinii (berilah aku petunjuk)
Wa'Aafinii (sihatkan aku)
Wa'fuannii (maafkan aku)
Setelah selesai, diamlah sejenak lalu sampaikan rasa syukur kita.
mohammka7476(RG09)
